Home Info Sekolah SMP Negeri 138 Jakarta Perkuat Pendidikan Karakter

SMP Negeri 138 Jakarta Perkuat Pendidikan Karakter

Gandeng Tokoh Masyarakat dan Alumni dalam Kepengurusan Pramuka New Era

6
0
SHARE
SMP Negeri 138 Jakarta Perkuat Pendidikan Karakter

JAKARTA , edukasinews.com-Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka JT 06.061-06.062 yang berpangkalan di SMP Negeri 138 Jakarta resmi mengukuhkan struktur kepengurusan baru untuk masa bakti 2025-2028. Langkah strategis diambil dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat dan alumni lintas generasi secara aktif dalam jajaran Pengurus Gudep serta Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).
Langkah inovatif ini bertujuan untuk memperluas jejaring pendukung, mengintegrasikan kearifan lokal, serta memperkuat pendidikan karakter bagi para peserta didik melalui keteladanan nyata.
Kepala SMP Negeri 138 Jakarta Titah Sunarlestari selaku Ketua Mabigus (Kamabigus), menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan babak baru bagi perkembangan Pramuka di lingkungan sekolah.
"Kami tidak ingin Pramuka berjalan sendiri di dalam pagar sekolah. Kehadiran tokoh masyarakat dan alumni di dalam struktur Mabigus dan Pengurus Gudep akan memberikan perspektif baru, bimbingan praktis, serta dukungan moril maupun materil yang lebih kuat bagi adik-adik Penggalang," jelas Kak Titah, Sabtu (23/5).
Dalam susunan kepengurusan yang baru, Syarif Hidayatullah, seorang tokoh masyarakat sekaligus Ketua RW 05 Kelurahan Pulo Gebang, didapuk sebagai salah satu Anggota Mabigus unsur masyarakat. Sementara itu, Zainal Abidin, Agus Warsito, dan Idham Adha yang merupakan perwakilan alumni dari lintas generasi juga siap mendarmabaktikan diri sebagai Anggota Mabigus. Zainal Abidin adalah alumni tahun 2000 yang saat ini sebagai Anggota Polri aktif yang berdinas di Ditlantas Polda Metro Jaya. Sementara Agus Warsito dan Idham Adha adalah pegawai swasta yang sama-sama aktivis.pramuka.
Keterlibatan alumni diharapkan mampu memotivasi para siswa melalui program sharing session dan pendampingan kegiatan lapangan. Di sisi lain, tokoh masyarakat berperan penting dalam memfasilitasi program pengabdian masyarakat yang menjadi salah satu pilar syarat kecakapan Pramuka Penggalang.
“Siapa pun orangnya, kalua mengaku sebagai Pramuka, maka dia harus memiliki keanggotaan aktif di gugus depan. Oleh karena itu, sebagai alumni dan sekaligus pendiri gudep di sekolah ini, saya tidak pernah meninggalkan gudep ini,” ujar Abdul Salam, alumni yang juga pelopor pembentukan gudep di SMP yang berada di Jalan Pahlawan Komaruddin, Pulo Gebang ini.
Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat di Ruang Multimedia SMP Negeri 138 Jakarta ini dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Cakung Purwanto, dan turut dihadiri oleh sejumlah pengurus Kwarran. Melalui struktur kepengurusan yang inklusif ini, Gudep SMP Negeri 138 Jakarta siap meluncurkan rangkaian program kerja inovatif, mulai dari bakti sosial lingkungan, pelatihan kewirausahaan remaja, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam kepramukaan.
Gugus Depan JT 06.061-06.062 yang berpangkalan di SMP Negeri 138 Jakarta adalah salah satu gudep yang cukup berprestasi di Kwarran Cakung, Jakarta Timur. Diresmikan pertama kali pada tanggal 14 Agustus 1986, wadah pembinaan karakter generasi muda melalui kepramukaan yang berfokus pada kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial ini berkomitmen mencetak Penggalang yang siap berdampak positif bagi masyarakat. ***(edu/aboe/wdh)