
Keterangan Gambar : Logo resmi Muktamar Al Washliyah ke- XXIII, Ketum Alwashliyah KH DR. Masyhuril Khamis SH. MM (kanan): kolase foto aboe
Logo Muktamar ke XXIII Al Washliyah cukup ikonic dan eye catching. Mampu menerjemahkan maksud muktamar secara visual dan filosofis.
Jakarta, edukasinews.com-Panitia Muktamar ke XXIII Alwashliyah secara remi meluncurkan logo “Hajatan akbar lima tahunan” organisasi Islam terbesar yang lahir di Medan, Sumatera Utara tahun 1930 itu.
Seremonial peluncuran dilakukan setelah melalui rapat gabungan Panitia Nasional, Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC), dihadiri langsung Ketum PB Al Washliyah KH DR. Masyhuril Khamis. Berlangsung secara sederhana di Kantor PB ,Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 41, Rawasari Selatan, Jakarta Pusat, Kamis 18 Juni 2026, bertepatan 03 Muharam 1448 H.
Logo muktamar cukup ikonic dan eye catching, didominasi warna hijau terdiri dari tiga ikon utama. Yakni, pertama lambang Al Washliyah (bulan sabit lima bintang) , kedua Monas dan ketiga Gedung PB Alwashliyah. Dibawahnya ada tulisan Muktamar XXIII Al Jam’iatul Al Washliyah (dalam dua bahasa- Indonesia dan Arab) dengan tagline: Berkhidmat untuk umat menuju Indonesia maju.
Desing logo yang sederhana dan eye catching mampu menjabarkan tujuan muktamar dan mana filosofisnya.
Dengan disepakatinya rancangan tersebut maka logo itu sah digunakan dalam seluruh rangkaian kegiatan muktamar.
”Bismillah. Dengan disepakatinya logo ini sayamengimbau seluruh elemen Al Washliyah, pengurus, anggota, simpatisan, lembaga pendidikan dasar, menengah hingga perguruan tinggi Al Washliyah supaya menyukseskan perhelatan akbar 5 tahun sekali ini di lingkungan masing-masing,” harap Masyhuril Khamis.
Muktamar XXIII Al Washliyah akan berlangsung pada 7-10 Juli 2026/23-25 Muharam 1448 H di Asrama Haji Pondokgede, Jakarta Timur.
20 Hari menjelang hari H, persiapan sudah hampir rampung, tinggal masalah teknis-teknis kecil lapangan.
Rencananya Muktamar akan dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir.
Kamis (18/6) Panitia melakukan audiensi ke Menteri Agama dan Mendikdasmen. Kedua menteri itu menyatakan siap hadir. Menteri lain yang diunadang adalah Menteri ATR/BPN dan Menteri Haji dan Umroh.
Muktamar akan dihadiri sekitar 650 peserta dari 38 Wilayah di Tanah Air dan perwakilan Luar Negeri.***(eduaboe/sir)








LEAVE A REPLY