Home Info Sekolah PONTREN ZAM-ZAM GELAR EXPO DAN SOFT LAUNCHING BUKU SEJARAH

PONTREN ZAM-ZAM GELAR EXPO DAN SOFT LAUNCHING BUKU SEJARAH

PADA MILAD KE-18

11
0
SHARE
PONTREN ZAM-ZAM GELAR EXPO DAN SOFT LAUNCHING BUKU SEJARAH

sekolah ini punya visi yang luar biasa. Berupa kemampuan communication skills yang bagus dan kemampuan untuk menjadi siswa-siswi yang hebat dalam mengoptimalisasikan kapasitasnya

Banyumas, edukasinews.com- Soft launching buku Sejarah Zam-Zam dan pembukaan kegiatan Expo Eighteenova 2026  dilakukan oleh Staff Khusus Mendikdasmen RI, Dr. Didik Suhardi, Ph.D., sebagai tanda dimulainya semarak milad ke-18 Pondok Pesantren (Pontren) Modern Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok Banyumas, Jawa Tengah. Kegiatan bertempat di aula kampus putri, pada Senin-Selasa (15-16 Juni 2026). Sebagai penutup kegiatan digelar syukuran dan khutbah milad bersama Wakil Ketua PDM Banyumas, Mintaraga Emansurya, Lc. M.A.
Sebelum membuka kegiatan, Didik yang juga Ketua Majlis Dikdasmen & PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini menyampaikan keynote speech dengan tema ‘Mewujudkan Sekolah Unggul - Berkarakter dan Berprestasi’.  Dalam uraiannya, Didik menyampaikan apresiasinya atas pontensi Pontren Zam-Zam yang luar biasa dalam upaya menumbuhkan kader-kader militan persyarikatan yang – insya Allah- akan menjadi pemimpin hebat di masa yang akan datang. Berkaitan dengan tema yang disampaikan, menurut Didik, di antara ciri sekolah unggul adalah mempunyai visi dan misi yang luar biasa. 
“Menyimak dari apa yang disampaikan Direktur dan PDM Banyumas, terlihat sekali bahwa sekolah ini punya visi yang luar biasa. Berupa kemampuan communication skills yang bagus dan kemampuan untuk menjadi siswa-siswi yang hebat dalam mengoptimalisasikan kapasitasnya,” terang Dr. Didik. 
Usai menyampaikan ceramah, dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan dengan ucapan basmalah dan  melakukan pemukulan gong serta peluncuran buku  ‘Sejarah Zam-Zam’. Secara simbolis Direktur Pontren Modern Zam-Zam, Arif Fauzi, Lc., M.Pd., menyerahkan dua buah buku masing-masing kepada Ketua Majlis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah dan Ketua PDM Banyumas, M. Djohar, M.Pd. yang didampingi segenap tamu undangan dan disaksikan hadirin. Setelah itu para tamu kehormatan berjalan menuju lokasi stand untuk menyaksikan pameran. 
Serangkaian sambutan lainnya disampaikan oleh Ketua Panitia, Semi Priyatno, S.Pd., Direktrur Pontren Modern Zam-Zam, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas dan sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan Camat Cilongok, Susanti Tri Pamuji, S.STP., M.Si. Dikatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas terus mendorong tercapainya ekosistem pendidikan yang berkualitas dan inovatif. 
“Generasi yang siap bersaing dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam hal ini lembaga pendidikan memiliki peran sangat setrategis. Peasantren tidak hanya sebagai tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Inilah modal penting untuk menghidupkan generasi yang sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi bangsa,” terang Bupati.  
Keberhasilan kegiatan ini menurut Direktur Pontren Zam-Zam, Arif Fauzi,  sebagai satu sisi potret atas eksistensi Pontren Zam-Zam di usianya yang menginjak di tahun ke 18. 
“Semua itu atas kerja keras semua elemen, sesuai peran masing-masing. Baik dari pendiri, pembina, pelaksana, warga persyarikatan Muhamamdiyah dan dukungan bapak ibu wali santri serta seluruh santri,” terangnya.  Direktur juga menyerukan kepada segenap civitas akademika dan seluruh karyawan agar istiqamah berjuang agar Pontren Zam-Zam semakin eksis dengan cara bersama-sama.
Dijelaskan Ketua Panitia, selama expo dan bazar UMKM ini juga digelar pentas seni oleh perwakilan santri dan siswa sekolah dasar negeri dan swasta di wilayah Kecamatan Cilongok serta talk show tentang edukasi kesehatan oleh Dr. dr. Listiya Tanjung, MM., dan Talk Show Alumni Berprestasi.  Adapun tema Expo Eighteen 2026 ini adalah ‘Berinovasi untuk Membentuk Generasi yang Berprestasi’.  
“Tujuan kegiatan ini sabagai salah satu bentuk apresiasi Pontren Zam-Zam terhadap para santri untuk memamerkan hasil karya kreatif dan hasil penelitian, serta memberikan ajang pertunjukan sebagai syukur atas anugerah talenta seni,” terang Semi Priyatno. 
Manfaat dari expo dan bazar ini dirasakan langsung oleh pengunjung sebagaimana yang diungkapkan salah seorang wali santri asal Kecamatan Pekuncen, Masrur Islami. 
“Acara ini sangat bermanfaat. Salah satunya adanya stand sains, kebetulan anak-anak saya menyintai sains, terutama bagaimana yang dijelaskan oleh anak-anak dari Zam-Zam, tentang proses gunung meletus dan praktik reaksi kimia, juga beberapa stand edukasi cara belajar matematika yang menyenangkan. Itu  sangat bermanfaat bagi anak-anak. Selain itu ada puluhan UMKM yang menjual makanan local. Ini sangat membantu ekonomi sekitar pondok. Pokoknya acara yang sangat bagus, bukan hanya untuk Pesantren saja, tetapi juga masyarakat sekitar dan wali santri,” pungkasnya.*** (pp/hamidin)